Cinta dalam Sketsa

Sketsa wajah goresan pensil warna,
Menyeretku ke gerbang mimpian,
Melayang jauh ke masa silam dulu,

Ketika tubuhmu luruh,
Jiwakupun sa’at itu terbang,
Seiring kepak burung camar yang terbang,
Wangi cintamu membiusku hingga hilang akal,

Aku mengigil karena terbakar,
Namun, deburan ombak memisahkan kita,

Kerap kupanggili namamu,
Meski lewat helaan nafas yang kadang sulit & dalam,

O…Angin tolong bawa aku terbang,
Bawa aku melayang jauh mengembara,
Jauh melewati batas angan & impian yang durja,
Agar aku dapat terus bermimpi dan berkhayal,

Menemukan cinta dalam sebuah Sketsa ,
Sketsa wajah yang mulai usang,
Digilas cuaca dan usia,

Waktu seakan tertatih namun terus berputar,
Namun sketsa wajah itu lekat tak pernah hilang,
Untuk membuktikan bahwa cintaku kekal abadi,

Kekal abadi kepada dirinya.

!

Tentang ipnuippnuergamor25

Gresik
Pos ini dipublikasikan di Kata Cinta dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Cinta dalam Sketsa

  1. John berkata:

    saya sudah melakukan tips poin 2 dan 3 untuk point 1 menyusul , Aerona

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s